Latar belakang penelitian merupakan bagian awal yang sangat penting dalam proposal maupun laporan penelitian. Bagian ini berfungsi untuk menjelaskan alasan ilmiah mengapa suatu penelitian perlu dilakukan serta menggambarkan konteks permasalahan yang diteliti.
Namun, banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam menyusun latar belakang penelitian yang runtut, logis, dan sesuai dengan kaidah akademik. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas cara menyusun latar belakang penelitian yang logis dan akademis agar penelitian memiliki dasar yang kuat.
Pengertian Latar Belakang Penelitian
Latar belakang penelitian adalah uraian yang menjelaskan kondisi ideal dan kondisi aktual suatu fenomena, kesenjangan yang terjadi, serta alasan ilmiah perlunya dilakukan penelitian untuk menjawab permasalahan tersebut.
Bagian ini harus disusun secara sistematis agar pembaca dapat memahami konteks penelitian dengan jelas.
Fungsi Latar Belakang Penelitian
- Menjelaskan alasan pemilihan topik penelitian
- Menunjukkan urgensi dan relevansi penelitian
- Menjadi dasar perumusan masalah penelitian
- Mengarahkan tujuan dan manfaat penelitian
Struktur Latar Belakang Penelitian yang Baik
Untuk menghasilkan latar belakang penelitian yang logis, mahasiswa perlu memperhatikan struktur penulisan berikut:
1. Uraian Kondisi Ideal
Kondisi ideal menggambarkan keadaan yang seharusnya terjadi berdasarkan teori, kebijakan, atau standar yang berlaku. Bagian ini dapat diperkuat dengan teori atau hasil penelitian terdahulu.
2. Uraian Kondisi Aktual
Kondisi aktual menjelaskan fakta di lapangan yang menunjukkan adanya permasalahan atau ketidaksesuaian dengan kondisi ideal.
3. Identifikasi Kesenjangan Masalah
Kesenjangan masalah merupakan perbedaan antara kondisi ideal dan kondisi aktual. Pada bagian ini, penulis harus menjelaskan secara logis mengapa kesenjangan tersebut menjadi masalah penelitian.
4. Urgensi dan Alasan Penelitian
Bagian ini menjelaskan pentingnya penelitian dilakukan, baik dari sisi akademik maupun praktis. Urgensi penelitian dapat didukung oleh data, statistik, atau hasil penelitian sebelumnya.
Ciri-ciri Latar Belakang Penelitian yang Akademis
- Disusun secara runtut dan sistematis
- Menggunakan bahasa ilmiah dan objektif
- Didukung oleh teori dan referensi yang relevan
- Tidak bersifat opini pribadi
- Mengarah pada rumusan masalah penelitian
Kesalahan Umum dalam Menyusun Latar Belakang
Beberapa kesalahan yang sering dilakukan mahasiswa antara lain:
- Uraian terlalu panjang dan tidak fokus
- Tidak ada keterkaitan antara paragraf
- Kurang didukung data dan referensi
- Langsung membahas solusi tanpa menjelaskan masalah
Langkah Praktis Menyusun Latar Belakang Penelitian
- Mulai dari gambaran umum fenomena
- Persempit pembahasan ke konteks spesifik
- Tunjukkan kesenjangan yang terjadi
- Jelaskan urgensi penelitian
- Arahkan ke rumusan masalah
Kesimpulan
Menyusun latar belakang penelitian yang logis dan akademis memerlukan pemahaman konsep, kemampuan analisis, serta ketelitian dalam menyusun argumen ilmiah. Latar belakang yang baik akan menjadi fondasi kuat bagi keseluruhan penelitian.
Dengan mengikuti struktur dan langkah yang tepat, mahasiswa dapat menghasilkan latar belakang penelitian yang jelas, sistematis, dan sesuai dengan standar akademik.
