Tujuan dan manfaat penelitian merupakan bagian penting dalam proposal maupun laporan penelitian. Kedua bagian ini menjadi dasar penilaian dosen terhadap arah, relevansi, dan kontribusi penelitian yang akan dilakukan.
Namun, tidak sedikit mahasiswa yang masih keliru dalam menyusun tujuan dan manfaat penelitian. Artikel ini akan membahas secara terstruktur cara membuat tujuan dan manfaat penelitian yang tepat agar selaras dengan latar belakang, rumusan masalah, dan kaidah akademik.
Perbedaan Tujuan dan Manfaat Penelitian
Sebelum menyusunnya, mahasiswa perlu memahami perbedaan mendasar antara tujuan dan manfaat penelitian.
- Tujuan penelitian menjelaskan apa yang ingin dicapai melalui penelitian.
- Manfaat penelitian menjelaskan kegunaan atau dampak dari hasil penelitian.
Keduanya saling berkaitan tetapi memiliki fungsi yang berbeda.
Prinsip Dasar Menyusun Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian harus disusun secara jelas, spesifik, dan dapat dicapai. Berikut prinsip dasar yang perlu diperhatikan:
- Selaras dengan rumusan masalah
- Menggunakan kata kerja operasional
- Realistis dan dapat diukur
- Tidak mengandung opini pribadi
Langkah Menyusun Tujuan Penelitian
- Identifikasi rumusan masalah penelitian
- Tentukan fokus utama penelitian
- Gunakan kata kerja operasional yang tepat
- Susun tujuan secara ringkas dan sistematis
Tujuan penelitian umumnya ditulis dalam bentuk poin-poin agar mudah dipahami.
Karakteristik Tujuan Penelitian yang Tepat
- Spesifik dan tidak multitafsir
- Dapat diteliti secara ilmiah
- Relevan dengan judul penelitian
- Mengarah pada hasil penelitian
Prinsip Dasar Menyusun Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian menjelaskan kontribusi hasil penelitian bagi berbagai pihak. Penyusunan manfaat penelitian harus realistis dan sesuai dengan ruang lingkup penelitian.
- Disusun berdasarkan hasil yang mungkin diperoleh
- Tidak bersifat berlebihan atau normatif
- Menggunakan bahasa akademik dan objektif
Jenis Manfaat Penelitian
1. Manfaat Teoretis
Manfaat teoretis berkaitan dengan kontribusi penelitian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, konsep, atau teori yang relevan.
2. Manfaat Praktis
Manfaat praktis menjelaskan kegunaan hasil penelitian bagi pihak tertentu, seperti institusi, praktisi, atau masyarakat.
3. Manfaat Kebijakan (Opsional)
Untuk penelitian tertentu, manfaat penelitian juga dapat ditujukan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.
Kesalahan Umum dalam Menyusun Tujuan dan Manfaat Penelitian
- Tujuan tidak sesuai dengan rumusan masalah
- Manfaat terlalu umum dan tidak realistis
- Menggunakan bahasa non-akademik
- Tujuan dan manfaat tidak saling berkaitan
Tips Agar Tujuan dan Manfaat Penelitian Disetujui Dosen
- Pastikan konsistensi dengan judul dan rumusan masalah
- Gunakan kata kerja yang tepat dan terukur
- Batasi jumlah tujuan agar tetap fokus
- Konsultasikan dengan dosen pembimbing
